Cara Menghitung Usia Kandungan

By | Mei 18, 2018

Pada kesempatan kali kami akan membahas cara menghitung usia kandungan / usia kehamilan yang akurat, Mengetahui usia kehamilan penting, karena dengan mengetahui berapa minggu atau bulan usia kehamilan kita dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan pasti.

Manfaat mengetahui Usia kehamilan, yaitu:

  1. Mengetahui hari perkiraan lahir (HPL).
  2. Mempersiapkan keperluan bayi.
  3. Beraktifitas sesuai usia kehamilan yang diperbolehkan.
  4. Mengetahui dan dapat mencegah atau mengatasi ketidaknyamanan yang ibu rasakan saat hamil.

Lalu bagaimana cara menghitung usia kandungan? Menghitung usia kehamilan ada beberapa cara yang bisa kita aplikasikan, ada dengan cara yang sangat praktis, namun ada juga yang harus menggunakan penghitungan manual. Mari kita coba semuanya.

Cara Menghitung Usia Kandungan

Cara Menghitung Usia Kandungan / Kehamilan Secara Akurat

3 Cara Menghitung Usia Kehamilan :

Berdasarkan HPHT
cara menghitung usia kandungan berdasarkan HPHT adalah cara manual yang bisa dilakukan sendiri oleh ibu hamil. HPHT adalah hari pertama pada siklus menstruasi yang terjadi terakhir kali sebelum penghitungan dilakukan. Menurut American Pregnancy Association, cara ini dilakukan karena waktu terjadinya conception atau pembuahan hampir tidak bisa dipastikan.

Pada wanita yang memiliki siklus telat datang bulan teratur, pembuahan biasanya terjadi sekitar 11-21 hari setelah hari pertama haid terakhir. Sementara itu, jika siklus menstruasi tidak teratur, akan lebih sulit untuk menentukan waktu terjadinya ovulasi dan pembuahan.

Masalah yang sering terjadi adalah ibu lupa mencatat tanggal HPHT. Akibatnya, ibu hanya dapat memperkirakan waktu tersebut.

Menghitung Usia Kehamilan Berdasarkan Hasil USG
Cara menghitung usia kehamilan lainnya adalah dengan mengandalkan hasil USG. Metode ini bisa mulai dilakukan sejak 5–6 minggu setelah terjadinya menstruasi terakhir. Namun, idealnya penghitungan bisa dilakukan pada 8-18 minggu kehamilan. Ketika usia janin bertambah, hasil penghitungan bisa jadi semakin tidak akurat.

USG adalah salah satu cara untuk mengamati kondisi bayi dalam kandungan dengan menggunakan teknologi ultrasonography. Melalui USG, banyak hal yang bisa diketahui. Beberapa di antaranya adalah kantong kehamilan, detak jantung, letak kehamilan, keadaan kehamilan, dan ukuran tubuh janin.

ukuran tubuh janin inilah yang dapat digunakan untuk mengetahui usia kehamilan. Salah satu caranya, mengukur embrio dari kepala sampai bokong atau disebut juga Crown Rump Length (CRL). cara menghitung usia kandungan yang akurat melalui metode ini harus dilakukan pada 7–13 minggu usia kehamilan.

Cara lainnya adalah dengan mengukur lingkar kepala atau Biparietal Diameter (BPD). Metode ini bisa dilakukan setelah usia kehamilan mencapai 12 minggu. Umumnya, lingkar kepala janin pada usia 13 minggu sekitar 2,4 cm. Usia kehamilan juga bisa diperkirakan dengan mengetahui Femur Length (FL) atau panjang paha. Umumnya, ukuran panjang paha janin pada usia 14 minggu adalah 1,5 cm.

Cara Menghitung Usia Kehamilan Berdasarkan Tinggi Fundus
Selain kedua cara tersebut, usia kehamilan juga bisa ditentukan dengan mengetahui tinggi fundus. Perkembangan janin dalam kandungan biasanya membuat rahim bertambah besar. Fundus atau bagian atas uterus akan bergerak lebih tinggi sekitar 4 cm atau selebar 2 jari setiap bulan.

Berdasarkan data dari www.open.edu, ketika janin berusia 13–14 minggu, bagian atas uterus biasanya berada di atas tulang pubic ibu. Pada janin berusia 20–22 minggu, bagian atas uterus berada di pusar ibu. Ketika janin berusia 36–40 minggu, bagian atas uterus hampir berada di bawah rusuk ibu.

Pada minggu-minggu sebelum kelahiran, posisi bayi bisa berada lebih rendah. cara menghitung usia kandungan dengan metode ini bisa menggunakan jari atau alat ukur khusus.

Tiga metode Cara Menghitung Usia Kandungan ini sebaiknya dikombinasikan untuk mengetahui usia kehamilan yang lebih akurat. Dengan mengetahui hal ini, perkembangan janin bisa diamati dan proses persalinan pun dapat berjalan lebih lancar.